Topik Terbaru

Pengangkatan Karyawan PTPN 7 UU Tebenan di Tuding Pilih Kasih

Advertisement

Puluhan pekerja penyadap di PTPN 7 (persero) Unit Usaha Tebenan yang berlokasi di Desa Suka Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan mengeluhkan pihak Management perusahaan ini

Banyuasin, Buana Indonesia – Puluhan pekerja penyadap di PTPN 7 (persero) Unit Usaha Tebenan yang berlokasi di Desa Suka Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan mengeluhkan pihak Management perusahaan ini, lantaran mereka merasa sudah mengabdikan dirinya hingga belasan tahun sebagai pekerja penyadap dan telah memberikan kontribusi pada perusahaan.

Namun disaat adanya formasi pengangkatan menjadi karyawan tetap (golongan-red) pada perusahaan itu, para pekerja penyadap ini ternyata belum ada kejelasan kapan dari HKWT akan diangkat menjadi golongan oleh pihak management, sementara ada pekerja yang baru bekerja 2 bulan langsung diangkat menjadi karyawan golongan.

Salah seorang pekerja yang tidak mau disebutkan namanya secara jelas dengan inisial U, mewakili rekan-rekan senasibnya mengaku kecewa dengan cara pihak management perusahaan ini dalam pengangkatan karyawan golongan, padahal disaat rombongan kami mulai bekerja diperusahaan ini sesuai kriteria dengan usia maksimal 30 tahun bahkan ada yang dibawah 30 tahun. Namun sangat disayangkan hingga usia kami mencapai bahkan lebih dari 40 tahun, formasi pengangkatan golongan itu belum kami rasakan, ungkapnya dengan nada kecewa.

U mengatakan, bagi pekerja yang baru beberapa bulan sudah diangkat menjadi karyawan tetap membuat kami merasa kecewa dan terkesan pilih kasih. Hal ini terlihat jelas ketimpanganya bagi kami yang telah bekerja belasan tahun dan telah memberikan keuntungan bagi perusahaan dari pundak kami. Selain itu yang tak kalah pentingnya, kami bekerja dengan baik dan telah memahami cara-cara bekerja sebagai penyadap, ungkap U.

Hal itu diaminkan oleh salah satu karyawan PTPN 7 yang sudah diangkat menjadi karyawan tetap (golongan-red), membenarkan adanya pengangkatan karyawan dari HKWT menjadi Golongan yang diperkirakan kurang lebih 97 orang itu, serta mengakui adanya keluhan atas kekecewaan beberapa karyawan yang sampai saat ini belum diangkat padahal telah bekerja belasan tahun, sedangkan yang diangkat menjadi golongan ada yang baru bekerja dibawah 1 tahun, ungkapnya.

Saat dikonfirmasi via handphone, nara sumber ini tidak bersedia disebutkan namanya dalam pemberitaan, “Tolong pak, nama saya jangan ditulis karena saya adalah bawahan, takut nantinya ada apa-apa, akibatnya anak dan istri saya jadi korban kalau  saya sampai diberi sangsi atau bahkan dipecat” ungkapnya dengan nada memelas.

Sementara itu ditempat terpisah manager PTPN 7 (Persero) Unit Usaha Tebenan Leonardo saat diminta konfirmasinya via telpon celuller terkait hal itu, mengatakan bahwa dirinya saat itu masih berada dilapangan, masih ada pekerjaan yang penting yang akan diselesaikan. Terkait hal itu, Leonardo mengatakan bahwa untuk pengangkatan itu menurutnya harus sesuai dengan persyaratan, jika tidak sesuai maka wajar tidak diterima. “ bapak saja mau bekerja sebagai wartawan kan ada prosedurnya, sama seperti diperusahaan kami” ungkapnya,

Lebih lanjut Leonardo mengatakan bahwa jika mau kekantor silahkan, dan jika hal ini akan diberitakan silahkan saja, jika memberitakan dirinya terkait masalah korupsi, pihaknya akan tuntut balik, ungkapnya dengan nada tinggi. (cin/pan/mc)

Incoming search terms:

  • ptpn 7 tebenan
  • golongan karyawan ptpn
  • ptpn tujuh unit usaha tebenan
  • ptpnVII TEBENAN
  • tebenan
Advertisement